BOROBUDUR - Siswa
kelas IX SMPN 3 Satu Atap Borobudur tengah mengikuti ujian non-tulis sebagai
bagian dari rangkaian Ujian Sekolah. Ujian ini dilaksanakan mulai tanggal 12
hingga 19 Februari 2025 untuk semua mata pelajaran.
Ujian non-tulis
ini meliputi berbagai bentuk penilaian, seperti praktik, produk, proyek, dan
penugasan. Hal ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa secara lebih
komprehensif, tidak hanya dari segi teori, tetapi juga keterampilan dan
penerapan ilmu dalam kehidupan nyata.
"Ujian
non-tulis ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan
mereka dalam berbagai bidang," ujar Bapak Iqbal salah satu guru penguji.
"Kami berharap, melalui ujian ini, siswa dapat lebih siap menghadapi
tantangan di jenjang pendidikan selanjutnya."
Para penguji
dalam ujian ini adalah guru mata pelajaran masing-masing. Mereka bertugas untuk
menilai hasil karya siswa secara objektif dan transparan.
Salah satu siswa
kelas IX, Syauqi, mengaku siap dalam menjalani ujian non-tulis ini. Ia telah
mempersiapkan diri dengan baik dan percaya diri dengan kemampuannya.
"Saya sudah
belajar dan berlatih dengan giat," kata Syauqi. "Saya yakin bisa
mengerjakan ujian ini dengan baik."
Ujian non-tulis
ini merupakan salah satu upaya SMPN 3 Satu Atap Borobudur untuk meningkatkan
kualitas pendidikan. Sekolah ini berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang
terbaik bagi para siswanya. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar